Sabtu, 08 Maret 2025

UKS BUKAN FASILITAS EKSKUL

UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) adalah fasilitas yang wajib disediakan oleh sekolah karena berperan penting dalam menjaga kesehatan siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. UKS bukan hanya sekadar ruang perawatan sementara atau tempat istirahat bagi siswa yang sakit, tetapi juga merupakan bagian dari sistem pendidikan kesehatan di sekolah. Apa sebenarnya fungsi UKS 1. UKS berfungsi sebagai tempat pertolongan pertama bagi siswa yang mengalami cedera ringan, pingsan, atau masalah kesehatan lainnya sebelum mendapatkan perawatan lebih lanjut. 2. Dengan adanya UKS, sekolah dapat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin seperti cek gigi, mata, atau skrining kesehatan lainnya. 3. UKS berperan dalam memberikan edukasi kesehatan kepada siswa, seperti cara menjaga kebersihan diri, pola makan sehat, dan pencegahan penyakit menular. 4. UKS adalah bagian dari program kesehatan sekolah yang didukung oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan siswa. 5. Dengan adanya UKS, sekolah bisa lebih cepat mendeteksi dan menangani penyakit menular, sehingga mengurangi risiko penyebaran di lingkungan sekolah. Karena fungsinya yang krusial, UKS seharusnya tidak diperlakukan sebagai fasilitas tambahan atau hanya untuk ekstrakurikuler, tetapi sebagai bagian integral dari sistem pendidikan di sekolah.

Kamis, 30 Januari 2025

Audi et Alteram Partem* Keadilan dalam Menerima Pengaduan

Saat kuliah hukum ada yang namanya Audi et Alteram Partem sebuah pinsip hukum yang berarti "dengarkan juga pihak lainnya," yang menekankan bahwa setiap pihak yang dituduh harus diberi kesempatan untuk menjelaskan atau membela diri. Teringat kasus bu Supriani guru SD yg diseret ke pengadilan karena tuduhan penganiayaan siswanya. Terlepas dari salah atau tidak. Ada catatan menarik bahwa ada unsur penting dalam peristiwa ini yaitu prinsip praduga tak bersalah juga istilah diatas yang saya jadikan judul tulisan ini. Saya punya banyak teman guru di seantero nusantara, menanggapi kasus bu supriani dengan studi kasus di tempat kerja masing-masing. Kalo bu supriani ini kemudian selamat dari jeratan hukum karena banyak fihak di luar tempat kerjanya yg mau mengorbankan segalanya demi menyelamatkan kehormatan seorang guru. Ternyata ada kecenderungan dari berbagai cerita , ada teman sekerja yg ingin mendorong sebuah tuduhan terhadap teman gurunya menjadi lebih berat dan memberatkan. Bagaimana ini bisa terjadi dan apa sebenarnya yg harus difahami oleh kita tentang bahayanya. Penerimaan pengaduan tanpa konfrontir bisa berbahaya karena dapat menyebabkan ketidakadilan, kesalahpahaman, dan potensi penyalahgunaan sistem pengaduan. Berikut beberapa bahayanya: #Tuduhan Tanpa Bukti yang Jelas Jika pengaduan diterima tanpa dikonfrontir dengan pihak yang dituduh, ada risiko orang yang tidak bersalah menjadi korban fitnah atau kesalahan. #Pelanggaran Prinsip Keadilan Dalam prinsip keadilan, semua pihak berhak didengar. Tanpa konfrontasi, pihak yang dituduh tidak mendapatkan kesempatan untuk membela diri. # Menyebabkan Ketakutan dan Ketidakpastian Jika pengaduan bisa langsung diterima tanpa verifikasi, hal ini bisa menciptakan ketakutan dalam lingkungan kerja, organisasi, atau masyarakat karena siapa pun bisa dituduh tanpa proses yang jelas. #Potensi Penyalahgunaan Sistem pengaduan yang tidak mengharuskan konfrontasi bisa disalahgunakan oleh pihak yang ingin menjatuhkan seseorang dengan alasan pribadi, politik, atau persaingan bisnis. #Pengambilan Keputusan yang Tidak Akurat Tanpa mendengar semua sisi cerita, keputusan yang diambil bisa tidak adil dan berdampak buruk bagi individu maupun institusi yang terlibat. Penerimaan pengaduan tanpa konfrontir bisa berbahaya karena dapat menyebabkan ketidakadilan, kesalahpahaman, dan potensi penyalahgunaan sistem pengaduan. Berikut beberapa bahayanya: #Tuduhan Tanpa Bukti yang Jelas Jika pengaduan diterima tanpa dikonfrontir dengan pihak yang dituduh, ada risiko orang yang tidak bersalah menjadi korban fitnah atau kesalahan. #Pelanggaran Prinsip Keadilan Dalam prinsip keadilan, semua pihak berhak didengar. Tanpa konfrontasi, pihak yang dituduh tidak mendapatkan kesempatan untuk membela diri. #Menyebabkan Ketakutan dan Ketidakpastian Jika pengaduan bisa langsung diterima tanpa verifikasi, hal ini bisa menciptakan ketakutan dalam lingkungan kerja, organisasi, atau masyarakat karena siapa pun bisa dituduh tanpa proses yang jelas. #Potensi Penyalahgunaan Sistem pengaduan yang tidak mengharuskan konfrontasi bisa disalahgunakan oleh pihak yang ingin menjatuhkan seseorang dengan alasan pribadi, politik, atau persaingan bisnis. #Pengambilan Keputusan yang Tidak Akurat Tanpa mendengar semua sisi cerita, keputusan yang diambil bisa tidak adil dan berdampak buruk bagi individu maupun institusi yang terlibat. #Merusak Kepercayaan pada Sistem Pengaduan Jika sistem pengaduan terlalu mudah dimanipulasi, lama-kelamaan kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme pengaduan akan menurun, sehingga kasus-kasus yang benar-benar penting pun bisa diabaikan. Solusi yang Lebih Adil Verifikasi Pengaduan: Pastikan ada bukti pendukung sebelum pengaduan diproses lebih lanjut. Konfrontasi yang Adil: Berikan kesempatan bagi pihak yang dituduh untuk memberikan klarifikasi. Pendekatan Netral: Gunakan mekanisme investigasi yang objektif dan transparan. Dengan langkah-langkah ini, sistem pengaduan bisa tetap efektif tanpa mengorbankan prinsip keadilan. #Merusak Kepercayaan pada Sistem Pengaduan Jika sistem pengaduan terlalu mudah dimanipulasi, lama-kelamaan kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme pengaduan akan menurun, sehingga kasus-kasus yang benar-benar penting pun bisa diabaikan. Hedi Hidayat

Rabu, 29 Januari 2025

CINTA ALLOH UNTUK PENDOSA

Hari itu 3x saya melakukan transaksi halal di 3 tempat jualan dan jasa orang yg berujung subhat ( mungkin) . Semuanya soal kekurangsiapan membayar nominal tagihan tak biasa, tapi ditutup dengan pemakluman " Ooohh udahlah pak , kalo uangnya bawa segitu, segitu aja saya ridho" kurang lebih begitulah ijab kobul penutup yg sebelumnya saya sela *"pak ngomong ya kalo kekurangannya harus saya bayar"* Karena sesuai kebiasaan dan harga kesepakatan uang yg saya bawa tak sesuai tagihan. Kalo ditotal saya tidak memenuhi harapan 3 tagihan tersebut sebesar 70.000. Dan inilah!!! (jreng..jreng).... kalopun yg nagih bilang ridho , jangan pernah menyepelekannya , karena BESOK MALAMNYA , saya kehilangan motor seharga 30juta yg 3 hari sebelumnya baru lunas dari cicilan 3 tahun. Pesannya : 1. Yakinlah apapun yg terjadi itu tak akan lepas dari kehendak Alloh Swt 2. Sekuat apapun genggaman kita untuk mempertahankan setiap rupiah yg ada ditangan, apalagi yg belum digenggam ) tak ada artinya dengan apa yg akan kita terima. 3. Jangan berprasangka buruk , seperih apapun Alloh berikan rasa sakit , hakikatnya itu rasa sayang yg bahkan bakal menyelamatkan dunia dan akhirat kita. 4. Sekecil apapun nilainya, dan sebesar apapun keyakinannya. Kalo itu menyangkut hak orang jangan menyepelekannya. 5. Ketakutan kehilangan itu cuma ilusi dan rayuan gombal iblis laknatulloh... sering2lah disaat yg spt itu berbisik mesra sama yang MAHA KAYA " Engkaulah Maha Pemilik dan Pengatur Segalanya" 6. Usahakan untuk memenuhi hak dan harapan orang saat kita bertransaksi, kalopun secara lisan seperti tidak terpaksa menerimanya. Begitulah yg saya sadari, rasakan dan ihktiarkan ditengah kegalauan kehilangan motor kesayangan. Setelah membayar semua sisa tagihan dengan ekpresi heran ketiganya, 2hari kemudian dapat panggilan mesra dari asuransi "pak ini asuransi bapak cair" padahal sebelumnya di intimidasi "motor yg sudah lunas tak ada ceritanya dapat asuransi pak!!😡 Semoga Alloh menyayangi kita disaat taat didekatNya ataupun saat tenggelam jauh dalam dosa. Aaamiin...

Sabtu, 21 Desember 2024

DONGKRAK NILAI, KETIDAKBERDAYAAN GURU

Hedi Hidayat_ Ketua FGMN PPkn Menjelang datangnya kebahagiaan untuk mendapatkan liburan adea cerita memilukan guru tentang ketidakberdayaan menghadapi tekanan untuk mendongkrak nilai siswa Salahsatu penyebabnya adalaht tekanan dari sistem pendidikan . Nilai siswa "harus didongkrak" biasanya muncul karena tekanan dari berbagai pihak yang memprioritaskan angka sebagai indikator keberhasilan pendidikan Kebijakan administratif dalam sistem pendidikan kita kadang memprioritaskan nilai tinggi sebagai indikator keberhasilan, tanpa memperhatikan proses belajar. Pada akhirnya s ekolah sering khawatir terhadap citra institusi sehingga mengutamakan angka yang "indah" daripada pencapaian sesungguhnya. Sistem ujian nasional atau standar kelulusan yang terlalu kaku memaksa guru untuk memastikan semua siswa lulus, meskipun mereka sebenarnya belum memahami materi. Nilai yang tidak mencerminkan kemampuan siswa sebenarnya membuat proses belajar menjadi kurang bermakna.Siswa tidak belajar untuk menghadapi tantangan sebenarnya dan mungkin kesulitan di tingkat pendidikan berikutnya atau dunia kerja.Guru terus-menerus berada di bawah tekanan untuk memenuhi ekspektasi yang tidak realistis. Jika di telaah tekanan Orang tua juga yang sering kali menuntut nilai tinggi sebagai tolok ukur keberhasilan anak mereka, tanpa memahami perjuangan siswa atau guru. Selain itu dalam beberapa kasus, siswa tidak memiliki motivasi belajar atau kapasitas yang cukup, sehingga guru merasa perlu memberikan nilai tambahan agar siswa tetap dapat mengikuti sistem. Lalu ini yang salah siapa ? Kesalahan tidak hanya terletak pada individu guru, tetapi juga pada sistem yang memaksa mereka untuk memprioritaskan hasil (nilai) daripada proses pendidikan yang berkualitas. Namun, semua pihak—pemerintah, manajemen sekolah, orang tua, dan masyarakat—harus introspeksi dan bekerja sama menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat. Solusinya apa diantaranya merubah sistem penilaian yaitu fokus pada penilaian berbasis kompetensi, bukan hanya angka. Menggunakan pendekatan penilaian berbasis kompetensi (kompetency-based assessment) untuk mengukur pemahaman siswa secara lebih holistik. Selanjutnya mengurangi Ketergantungan pada nilai dengan penekanan pentingnya proses belajar, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan praktis, bukan sekadar angka. Sosialisasi dan mendidik orang tua dan masyarakat bahwa nilai hanyalah salah satu aspek dari pendidikan, bukan tujuan utama.

Minggu, 15 Desember 2024

GURU IKUT PEMILIHAN KETUA OSIS, TIDAK FAHAM ATAU LUCU-LUCUAN

Hedi Hidayat Ketua FGMN PPKn. Memasuki semester kedua tahun pelajaran , dibeberapa sekolah/madrasah akan disibukan dengan penyelenggaraan pemilihan ketua OSIS.Dari pantauan penulis hampir semua mempraktekan guru sebagai bagian dari pemilih dengan berbagai alasan. Ironis , terlihat awam sekaligus lucu , jika seorang guru ikut memilih dalam pemilihan Ketua OSIS, karena hal itu menunjukkan kurangnya pemahaman tentang prinsip demokrasi. Demokrasi dalam pemilihan OSIS dirancang untuk memberikan siswa kesempatan belajar menjadi pemimpin, mengambil keputusan secara mandiri, dan memahami proses demokrasi yang sebenarnya. Secara kasat mata guru yang ikut memilih dapat dianggap sebagai pelanggaran demokrasi karena mengganggu kedaulatan pemilih yaitu siswa.Dalam demokrasi, kekuasaan memilih seharusnya ada di tangan mereka yang diwakili, yaitu siswa. Ketika guru ikut memilih, ini mengintervensi hak siswa untuk menentukan pemimpin mereka sendiri. Selain itu praktek ini nengaburkan peran guru. Guru seharusnya berperan sebagai fasilitator yang mendukung siswa memahami nilai-nilai demokrasi, bukan sebagai peserta yang terlibat langsung dalam proses pemilihan. Yang lebih berpotensi adalah guru yang memilih mungkin memiliki pengaruh tidak langsung terhadap siswa lain, yang dapat mencederai prinsip pemilihan bebas dan adil Sesungguhnya tidak ada yang salah secara hukum jika seorang guru ikut memberikan masukan atau pandangan terkait pemilihan OSIS, asalkan mereka bersikap netral, tidak memengaruhi siswa secara langsung, dan menghormati proses demokratis. Namun, dalam konteks pendidikan pemilihan OSIS adalah bagian dari pembelajaran demokrasi bagi siswa. Jika guru ikut memilih, ada risiko memengaruhi hasil karena guru memiliki otoritas dan pengaruh yang besar terhadap siswa. Agar tidak mengaburkan peran guru, guru bisa berperan sebagai pengawas proses pemilihan, memberikan arahan terkait tata cara pemilihan yang sesuai dengan prinsip demokrasi, agar dapat mendidik siswa dengan lebih baik tanpa merusak esensinya. Jika diteruskan, hal semacam ini justru memberikan contoh buruk bagi siswa tentang cara kerja demokrasi.

Sabtu, 16 November 2024

KEBERFIHAKAN MENTERI BARU TERHADAP PRAMUKA

Ramai di media soal pernyataan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengan , Abdul Mu'ti yang berharap bisa menghidupkan kembali Pramuka sebagai bagian dari pendidikan karakter, para pelajar dapat mengembangkan sikap-sikap positif yang penting untuk membangun masa depan bangsa. Kebijakan yang mungkin akan diambil olehnya mungkin pada saatnya akan dianggap berfihak dan bermanfaat pada perkembangan dan masa depan Gerakan pramuka atau hanya sekedar kebijakan yg seperti sebelumnya.Apakah nantinya sekedar kebijakan formalistik atau punya nilai strategis. Kebijakan formalistik membantu menanamkan identitas dan rasa kebersamaan di kalangan anggota Pramuka.Memudahkan pengenalan Pramuka di masyarakat sebagai organisasi resmi yang memiliki ciri khas. Dapat meningkatkan kedisiplinan dan rasa bangga sebagai bagian dari Pramuka. Hanya biasanya punya keterbatasab yang fokus pada simbol atau penampilan saja, tanpa menjamin adanya peningkatan substansi kegiatan.Membebani sebagian keluarga atau sekolah jika biaya seragam terlalu mahal.Tidak langsung mendukung pengembangan keterampilan atau karakter anggota. Sedangkan kebijakan strategis seperti yg berkaitan dengan regulasi dan anggaran, bermanfaat memberikan landasan hukum yang kuat untuk pengembangan Gerakan Pramuka, misalnya melalui Undang-Undang, Peraturan Daerah, atau kebijakan pemerintah. Penyediaan anggaran memungkinkan pelaksanaan program pelatihan, kegiatan lapangan, dan pengembangan sumber daya Pramuka. Mendukung program-program Pramuka yang langsung berdampak pada pembentukan karakter, keterampilan kepemimpinan, dan pemberdayaan masyarakat. Memperkuat sinergi antara Pramuka dengan lembaga lain, seperti sekolah, pemerintah, atau dunia usaha. Kebijakan strategis juga punya keterbatasan seperti membutuhkan waktu lebih lama untuk merancang, mengesahkan, dan mengimplementasikan regulasi atau alokasi anggaran.Memerlukan pengawasan agar anggaran dan regulasi benar-benar digunakan untuk hal yang bermanfaat. Pada akhirnya kebijakan strategis dalam bentuk regulasi dan anggaran lebih bermanfaat dalam jangka panjang, karena memberikan dampak yang lebih mendalam dan berkelanjutan bagi pengembangan Gerakan Pramuka. Kebijakan formalistik, seperti mewajibkan seragam, bisa menjadi pendukung identitas organisasi, tetapi manfaatnya lebih terbatas pada aspek permukaan. Untuk hasil terbaik, pengambil kebijakan idealnya menggabungkan keduanya: menetapkan kebijakan formalistik sebagai elemen pendukung yang dilengkapi dengan kebijakan strategis untuk memperkuat dampak substansial Pramuka di masyarakat. Ditulis oleh: Hedi Hidayat

Sabtu, 28 September 2024

PENTINGNYA KETERLIBATAN SISWA DALAM BELAJAR

PENTINGNYA KETERLIBATAN SISWA DALAM PROSES KEGIATAN P5RA Pemilihan projek sebagai salah satu metode penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka memiliki beberapa alasan penting dalam mendukung pengembangan siswa secara holistik. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatanlilaalamin (P5RA) sebagai contohnya yang menjadi bagian integral dari Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), menekankan upaya mewujudkan Pelajar Pancasila yang memiliki perilaku sejalan dengan nilai-nilai Pancasila menggunakan Project Base learning sebagi metode pembelajaran utamanya dengan salah satu alasannya yaitu memungkinkan siswa untuk belajar melalui pengalaman nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, meningkatkan pemahaman dan keterkaitan materi. Metode ini mempunyai potensi penting dalam peningkatan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar dimana siswa lebih termotivasi dan terlibat saat mereka bekerja pada projek yang mereka pilih atau yang relevan dengan minat mereka. Sayangnya berdasarkan hasil evaluasi banyak temuan menunjukkan bahwa beberapa tema projek tidak relevan dengan minat atau konteks lokal siswa, sehingga mereka merasa kurang tertarik untuk terlibat. Termasuk penggunaan metode pengajaran yang menoton dalam berbagai projek terutama metode yang mengurangi rasa antusiasme siswa dan membuat siswa merasa bosan terutama adanya keterbatasan bahan dan alat pendukung menyebabkan mereka tidak dapat berpartisipasi secara optimal dalam prosesnya. Ada beberapa alasan kenapa keterlibatan siswa dalam proses belajar sangat penting diantaranya adalah meningkatkan motivasi, memperkuat pemahaman, mendorong kemandirianmeningkatkan keterampilan sosial, meningkatkan hasil belajar serta menumbuhkan keingintahuan anak . Dengan menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan pada akhirnya meningkatkan kualitas pembelajaran yang mereka terima. Upaya peningkatkan keterlibatan anak dalam proses belajar terutama dalam kegiatan P5RA bisa dilakukan oleh guru dengan berbagai cara yang kreatif dan efektif seperti pembelajaran aktif dengan variasi metode mengajar yang mendorong partisipasi , berikan umpan balik yang konstruktif dan positif yang membantu siswa memahami kemajuan mereka dan area yang perlu diperbaiki. Selain itu menciptakan lingkungan yang mendukung dimana siswa merasa aman untuk mengungkapkan ide dan bertanya. Tak kalah penting selalu mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari yang akan meningkatkan minat dan pemahaman dengan memberikan pilihan topik atau cara belajar yang mereka sukai karena memberikan pilihan dapat meningkatkan rasa memiliki dan motivasi. HEDI HIDAYAT / GURU PPKn dan Koordinator P5RA MTSN 2 Purwakarta

Sabtu, 02 April 2022

PARUD

Kaget luar biasa , saat ketemu teman sekelas didepan warung makan padang di jalan jamika. Perlente turun dari kuda PAJERO . " 30 tahun lebih ya.." katanya mengukur rasa .. " Saya teringat dan ingin ketemu sama walikelas kita.. mau minta maaf ... tapi malu" Sambil bersandar pada kursi kayu dan menelungkup tangan ia berkisah tentang liku perjalan hidupnya. Setelah tak tamat SMA kelas 2 ia bekerja di sebuah home industri lumayan besar di bidang peralatan dapur... hingga satu saat ada pengusaha memberi tantangan untuk produksi sebuah alat dapur : PARUD/ PARUTAN. " Seminggu saya butuh 1000an" Karena butuh perubahan ia dan istri bekerja keras , setiap hari mencari kaleng bekas ke para pengepul sampah, mengoprasikan alat sederhana sendiri siang malam, kirim barang tengah malam... Entah rencana Tuhan yg Indah atau itulah yg disebut anugrah ... kerja keras itu berbuah berkah.. pesanan pun berkembang jenis dari satu hingga belasan dan ratusan barang... " bersyukurlah, dan soal meminta maaf sama walikelas?" potong saya... " masih ingat dulu kita dikasih tugas keterampilan ?" jelasnya...... "Ohh.. yaa.. " saya mulai faham... Satu bulan berjalan lebih , tak terhitung teman kecilku ini pernah di panggil keras oleh bu walikelas.. " kapan kau buat tugas parutan itu...!!!" Hingga rasa setiakawan ini yg mendorong membantunya mencarikan kaleng susu kental manis bekas , dibolongi bersama pake paku karatan dan membingkainya dg kayu sisa gergaji di wa karsim. " sanah kumpulin, bosen liat kamu di bentak sama si ibu..!!" Ternyata saat sekolah dulu , apa yg kita benci apa yg kita ga suka, satu saat akan berguna untuk mencari sesuap nasi..

Selasa, 22 Maret 2022

DIET KAGET

Teman-teman saya tergelitik untuk berbagi pengalaman ini setelah tau ada program diet gatot berharga jutaaan yg dilakoni oleh beberapa teman. Jadi tak bermaksud sombong ( naudzubillah) karena saya tak pernah menjalani program apa2. Setidaknya ini jawaban saya jika nanti teman2 ketemu saya , kaget , olohok, mata merem, dahi mengerenyit dan bertanya "sakit ya???" 😃😃 Pasca sakit dengan suspect stroke di bulan gustus 2021 , saya mengalami kenaikan bb dari 95kg ke 103kg. Entah karena selama seminggu di rawat di RS dg menu makan luar biasa terutama dg asupan susu nutrisi untuk otot dan syaraf serta multifitamin atau entah apa saya ga faham sampai sekarang. Setelah saya dapat nasihat dan saran dari dokter, teman, guru, keluarga dsb saya bertekad untuk menjalani pola hidup yg lebih baik dan sehat. Mulailah saya menjalani pola hidup diet non baper 😄 diantaranya : 1. Makan teratur sesuai jdwl makan RS ( biasanya saya makan 5-6 x sehari) 2. Olahraga ringan ( jalan, joging, renang, senam, terakhir rutin angkat barbel) 3. Mengurangi ngemil dan makan berlemak ( terdukung oleh situasi sakit mag) 4. Menghindari makan malam ( maks. magrib) 5. Konsumsi Oatmeal+ susu protein kedelai 6. Banyak makan buah2an sbg penggati ngemil 7. Minum Air Kelapa muda setelah makan 8. Konsumsi Madu Asli dan ..... 9. Konsumsi Bawang dayak Yg terakhir ini yg berpengaruh pada frekuensi buang air.. lumayan bikin lemes kalo ga dibarengi minum banyak. Info soal bawang dayak bisa buka artikel ini https://jovee.id/atasi-rematik-ini-10-khasiat-bawang-dayak-bagi-kesehatan/ Pada saat saya mulai menyadari sering buang air saya cek bb dan mengalami penurunan bb sekitar 3-5 kg di bulan kedua dlm proses itu , di bulan ke 3-4 saya mengalami penurunan bb 10 kg lebih. Dari 100 ke 90an. Karena curiga saya periksa ke dokter dan alhamdulillaahh.. gpp katanya . Apalagi setelah keluhan sakit pundak, kepala dan pinggang berkurang, asam urat reda, mag juga membaik. Daan pergerakan badan terasa lebih ringan... Hanya saja ada beberapa keluhan seperti lemas karena kehilangan masa otot cukup signifikan, yg diduga disebabkan jarang makan malam ( yg hasil saya baca) katanya makan malam ( terutama protein) bisa mempertahankan masa otot . Yang paling terasa bikin nelangsa saya kehilangan pakaian favorit saya.😃😃😃 Catatannya : Pola makan berlebih apapun kadang tidak berhubungan signifikan dengan bb jika sesuai dengan aktifitas kita yg padat. Saya pernah berjalan dengan pola makan 4-5 kali sehari dengan kebiasaan makan berat malam larut seperti sate-sop kambing, pecel ayam-lelw , msrtabak , nasgor dsb. Tapi ga pernah berpengaruh signifikan pada bb dan kesehata. Wallohualam Semoga bermanfaat..

Rabu, 04 September 2019

Model Pembelajaran Proyek Kewarganegaraan melalui Pendekatan Strategi Predict-Observe-Explain (POE) di MTSN 2 Purwakarta

Salah satu model pembelajaran yg dikembangkan saat ini adalah Model Pembelajaran Berbasis Proyek. Proyek adalah tugas yang kompleks, berdasarkan tema yang menantang, yang melibatkan siswa dalam mendesain, memecahkan masalah, mengambil keputusan, atau kegiatan investigasi; memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerja dalam periode waktu yang telah dijadwalkan dalam menghasilkan produk. Model pembelajaran berbasis proyek ini sangat strategis diterapkan dalam pembelajaran Kewarganegaraan. Dewasa ini proses belajar mengajar dengan model seperti ini di sekolah sangat diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang bermutu melalui upaya serius dalam prosesnya. Agar proses belajar mengajar berjalan dengan efektif dan efisien maka seorang guru harus mampu memilih strategi pembelajaran yang tepat untuk materi yang diajarkan. Dengan menggunakan strategi pembelajaran yang tepat, diharapkan guru mampu meningkatkan efektivitas pembelajarannya. Terutama dalam pembelajaran PPKn dengan model pembelajaran berbasis proyek yang kemudian disebut Tugas Proyek Kewarganegaraan terstruktur dan semi terstruktur . Proyek-proyeknya bisa berbentuk proyek produk, proyek kinerja dan proyek organisasi dengan skala kecil dan penuh. Pembelajaran PPKn di MTSN 2 Purwakarta , Model pembelajaran ini di implementasikan dalam bentuk Proyek Sosial, Proyek video Presentasi, Proyek Film Pendek, Proyek Mading Digital, Proyek Mural dsb. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pembelajarannya salahsatunya adalah dengan menggunakan strategi POE yang lahir dari teori konstruktivisme. Strategi POE terdiri atas tiga tahap, yaitu :  • Predict (memprediksi) •Observe (mengamati) • Explain (menjelaskan). Melalui kegiatan predict (memprediksi), siswa diharapkan mengungkap miskonsepsinya. Dengan kegiatan observe (mengamati), diharapkan timbul ketidakpuasan di dalam benak siswa . Ketidakpuasan terjadi ketika apa yang diamati, berbeda dengan prediksinya . Melalui kegiatan explain (menjelaskan), kemudian diskusi interaktif, ketidakcocokan prediksi dan hasil pengamatan menciptakan konsep baru . Agar siswa menerima konsep baru, maka konsep ini mestinya mudah dipahami, masuk akal, dan berguna . Sesuai dengan teori konstruktivisme yang menyatakan bahwa siswa bukanlah bejana kosong yang siap diisi dengan sejumlah pengetahuan. Artinya, siswa telah memiliki sejumlah ide-ide terkait konsep tertentu sebelum masuk ke kelas. Oleh karena itu, pengetahuan sedapat mungkin tidak ditransfer secara langsung dari guru ke siswa, melainkan siswa sendirilah yang harus menemukan dan membangun pengetahuannya . Agar siswa menemukan dan membangun pengetahuannya maka guru harus aktif mencari cara-cara untuk memahami konsepsi siswa, menyarankan konsepsi alternatif, menstimulasi keheranan diantara para siswa, dan mengembangkan tugas-tugas kelas yang mengarah pada konstruksi pengetahuan . Sesuai pengalaman strategi ini sangat berguna untuk menyelidiki pemahaman siswa dan membantu guru mengidentifikasi miskonsepsi siswa. Pembelajaran dengan strategi POE mampu menciptakan konflik di benak siswa dan bermanfaat untuk menghilangkan miskonsepsinya . Kelebihan pembelajaran dengan strategi POE, yaitu: (1) dapat digunakan untuk menemukan ide-ide awal siswa, (2) memberikan informasi kepada guru tentang pemikiran siswa, (3) menciptakan diskusi, (4) memotivasi siswa agar memiliki kemauan untuk mengeksplorasi konsep, dan (5) membangkitkan keinginan untuk menyelidiki. Asumsi-asumsi dasar yang melandasi implementasi strategi POE : Pertama, jika siswa sejak awal diminta untuk memprediksi apa yang akan terjadi, mereka akan berusaha melakukan observasi dengan cermat.  Kedua, dengan menuliskan prediksinya terlebih dahulu, siswa akan termotivasi untuk mengetahui apa jawaban sesungguhnya dari fenomena yang diamati.  Ketiga, dengan meminta siswa menjelaskan alasan prediksinya, guru dapat mengetahui kemampuan teoritis siswa. Hal mana bermanfaat untuk mengetahui miskonsepsi siswa yang bersangkutan.  Keempat, dengan menjelaskan dan melakukan evaluasi terhadap prediksinya sendiri serta penjelasan temannya, siswa dapat menilai sendiri pembelajarannya dan mengonstruksi makna baru. Pada tahapan pertama yaitu predict (memprediksi), siswa diminta secara individual atau kelompok untuk membuat dugaan/ perkiraan terhadap suatu fenomena yang akan terjadi. Di sini, siswa menuliskan prediksi mereka tentang apa yang akan terjadi, apa yang siswa pikirkan, dan memikirkan alasan dari prediksi yang dibuatnya . Setelah memberikan prediksi, siswa berdiskusi, berbagi ide, dan mempertimbangkan prediksi dan alasan yang tepat atas fenomena yang diprediksi dalam diskusi kelas. Diskusi yang dilaksanakan ketika membandingkan prediksi satu siswa dengan siswa lain meningkatkan kemampuan berpikir logis siswa, meningkatkan kemampuan kognitif, dan mendorong siswa untuk menghubungkan dan mengorganisasi ide-ide mereka . Manfaatnya memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyusun dugaan dan alasan sebanyak-banyaknya. Di sini siswa menggali kembali pengetahuan awalnya yang berhubungan dengan fenomena yang akan diuji . Kedua, guru dapat mengetahui konsepsi siswa terkait fenomena yang dihadirkan . Ketiga, membuat siswa tertantang untuk melakukan observasi melalui eksperimen dengan sebaik-baiknya agar memperoleh hasil yang sesuai dengan prediksinya . Kemudian pada tahap observe  (mengamati) merupakan tahap antara memprediksi dan tahap menjelaskan . Pada tahap observe (mengamati) siswa diajak menguji kebenaran prediksi mereka. Pada tahap ini siswa menggunakan indera mereka untuk mengumpulkan informasi terkait fenomena dengan melaksanakan kegiatan demonstrasi . Manfaat yg dapat diperoleh siswa mendapatkan pengalaman langsung ketika mereka menguji prediksinya. Pengalaman langsung yang diperoleh siswa menyebabkan pemahaman mereka.  Selain itu observasi yang dilakukan siswa dapat membantu siswa membangun kemampuan retensinya . Pada tahap mengamati menciptakan ketidakpuasan terhadap pengetahuan yang telah ada pada siswa sehingga mereka menginginkan penjelasan yang lebih baik terhadap masalah yang ada . Kegiatan eksperimen bisa jadi salahsatu bentuk pengamtan yg bisa membuat siswa aktif dalam membuktikan prediksi berdasarkan pengamatan dan analisis data yang mereka lakukan sendiri . Dengan usaha sendiri, siswa terlibat langsung dalam mencari jawaban berdasarkan data-data yang benar . Sehingga, pengetahuan yang diperoleh siswa menjadi lebih bermakna . Di samping itu, kegiatan eksperimen meningkatkan kemampuan identifikasi siswa terhadap konsep-konsep dan meningkatkan minat siswa terhadap pengetahuan yang baru . Pada tahap explain (menjelaskan), siswa diminta untuk membuat penjelasan melalui kegiatan presentasi terhadap kesesuaian prediksi yang telah dibuat dengan apa yang mereka amati. Selain itu, siswa dapat memperbaiki atau menambahkan penjelasan pada hasil observasinya . Apabila prediksi siswa sama dengan yang hasil eksperimennya, maka mereka akan semakin yakin dengan konsepsinya. Namun, jika prediksinya tidak sesuai dengan apa yang diamati pada kegiatan eksperimen, maka mereka mencari penjelasan-penjelasan tentang mengapa prediksinya salah . Pada tahap ini, siswa mencari solusi terhadap setiap perbedaan antara prediksi dan observasinya . Manfaat pada tahap meningkatkan ketekunan dan respek terhadap data atau fakta serta membangun rasa percaya diri siswa ketika mereka menjelaskan hasil observasi. Keutaman dan kelebihan inilah yang menjadi pertimbangan untuk memilih POE sebagai salah satu alternatif strategi dalam meningkatkan kualitas pembelajarannya PPKn di MTSN 2 Purwakarta. 

Rabu, 31 Juli 2019

CDE Team Form. Powered by Google Script

Kantong Tugas VCT BSTCH-5

<!-- notice the "circle" class
CDE Team Form. Powered by Google Script

-->

Kamis, 18 Juli 2019

VIRTUAL CORDINATOR TRAINING (VCT)
UPAYA SERIUS PENGEMBANGAN KAPASITAS GURU DI ERA DIGITAL

Keterampilan guru dalam mengelola kelas terkadang menjadi penentu yang signifikan dalam mengukur keberhasilan proses belajar mengajar. Sampai semua hambatan dapat diminimalisir dengan menghilangkan sikap "fatalizm", jumud , "apa adanya" dan kecanggungan dalam menyikapi dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi diera digital ini.
Saya dan semua praktisi pendidikan harus menyadari tren dan kecenderungan luar biasa dari sikap masyarakat modern terhadap teknologi. Hanya ada 2 kemungkinan antara menggunakan atau menjadi korban penggunaan teknologi.

Digitalisasi adalah salah satu kecenderungan yang menentukan dekade terakhir. Saat ini, teknologi digital mengubah konsep semua bidang kehidupan: bisnis, manajemen negara, sains, pendidikan, dan hiburan. Transformasi digital adalah tren utama di zaman modern. Istilah ini telah lama berarti transformasi dan penyimpanan bentuk data tradisional dalam format digital, dan juga transfer media dari analog ke presentasi digital. Namun, langkah demi langkah teknologi secara intensif diterapkan ke semua bidang pendidikan klasik yang tetap tidak berubah selama beberapa dekade.

Tren inilah yg kemudian perlu juga di jadikan tantangan oleh para praktisi pendidikan di Indonesia untuk terus mengembangkan kapasitas diri terutama dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Karena saat ini bukan hanya pentingnya memahami siswa secara fisik dan psikologis tapi juga psikososial mereka dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi terutama media sosial sebagai bagian dari pertimbangan dalam proses pembelajaran.

Saat Ini SEAMEO ( Organisasi Kementerian Pendidikan se Asia Tenggara) secara kontinyu menyelenggaran diklat daring dengan label Virtual Coordinator Training (VCT ) . Konten Diklat utamanya adalah pengelolaan kelas daring dengan pemanfaatan teknologi Video Conference ( vicon) dalam proses pelatihan dan pembelajaran.

Sebagai salah seorang peserta VCT batch 4 dapat saya ungkapkan pengalaman dalam beberapa poin berikut :
1. Materi utama pelatihannya adalah penggunaan Webex sebagai aplikasi vicon beserta fitur - fiturnya.
2. Materi "canggih" lainnya pembuatan Flayer Digital, pengenalan QR code, praktek membuat shortlink hingga membuat narasi menarik untuk bahan promosi dan publikasi even.
3. Tugas prakteknya mengaplikasikan semua materi pada poin 1 dan 2 dengan berperan sebagai host, moderator dan presenter sebuah even dengan jumlah praktek sekitar 6 kali peran tersebut.

Pelatihan bernilai 40 jam ini sangat bermanfaat dan cocok diikuti oleh guru, pengawas dan praktisi pendidikan lainnya, terutama yg aktif di organisasi propesi pendidikan seperti MGMP, KKG dan forum forum ilmiah.




DARI BERHUTANG JADI PENDUSTA

Setiap orang punya hutang, pasti. Hanya saja adakah orang yg phobia mendengarnya seperti saya..?

Sejak kecil saya sudah berkenalan dengan peliknya hutang piutang. Dari mulai tagihan yg berlipat, galaknya petugas rentenir, ganasnya sita menyita, horornya deadline... weuuuhhhh... bikin masa kecil saya traumatik.
Gilaaa pokonya hidup dengan atmosfere hutang itu, tidak sehat lahir batin, tidak waras luar dalam....

Sejak remaja kalopun aktifitas berhutang saya masih ada , tapi saya menghindari yg namanya "tagihan paksa" . Sesungguhnya kehatihatian saya tak menghindarkan says dari masalah hutang piutang.
" Apalagi kalo masih ceroboh" fikir saya.

Kalo seandainya horor hutang ini menyapa maka akal sehat saya biasanya mulai termakan trauma bereffek signifikan... menggigiil dada ini, gemeletuk tulang kepala hingga lubang telinga gemuruh berdenging.... masa lalu jadi nightmare...
Saya , kadang lupa dan tak peduli dengan cara menampilkannya di depan orang, yg penting zat apapun ditubuh ini yg membuat tak nyaman tidak bersemayam berlamalama...

Anehnya hal inu , bukan hanya soal pada saat saya yg mengalami sesaknya hutang tapi saat melihat , mendengar, merasakan kacaunya dunia dan kehidupan orang lain karena konyolnya perilaku berhutang yg berlebihan tanpa menggunakan margin rasional... hanya memikirkan bagaimana sebuah obsesi rendah terlampaui... bagaimana seonggok gengsi terhamparkan..
Ini tak terbatas pada pribadi yg terperosok tapi termasuk yg dipraktekin seseorang demi kelompok , kelompok demi kelompok yg lebih besar, atau bahkan negara ini jadi salah satu pesakitannya... .

Hutang berdimensi potensi ... eror berlipat... berdalih dusta bergunung gunung , berkonflik ria berulang ulang, carutmarut berkusut kusut....

jadi hindarilah.. berdoalah, berlindunglah.. pada kemudahanNya.
Hingga kita bisa memberikan teladan dan pembelajaran pada anak cucu kita tentang salah kaprahnya pemaknaan hutang sebagai bagian yg biasa dan tak perlu merasa berdosa dalam perjalanan hidup kita... Naudzubillahh summanaudzubillah...
Aaamiiin...
DARI BERHUTANG JADI PENDUSTA

Setiap orang punya hutang, pasti. Hanya saja adakah orang yg phobia mendengarnya seperti saya..?

Sejak kecil saya sudah berkenalan dengan peliknya hutang piutang. Dari mulai tagihan yg berlipat, galaknya petugas rentenir, ganasnya sita menyita, horornya deadline... weuuuhhhh... bikin masa kecil saya traumatik.
Gilaaa pokonya hidup dengan atmosfere hutang itu, tidak sehat lahir batin, tidak waras luar dalam....

Sejak remaja kalopun aktifitas berhutang saya masih ada , tapi saya menghindari yg namanya "tagihan paksa" . Sesungguhnya kehatihatian saya tak menghindarkan says dari masalah hutang piutang.
" Apalagi kalo masih ceroboh" fikir saya.

Kalo seandainya horor hutang ini menyapa maka akal sehat saya biasanya mulai termakan trauma bereffek signifikan... menggigiil dada ini, gemeletuk tulang kepala hingga lubang telinga gemuruh berdenging.... masa lalu jadi nightmare...
Saya , kadang lupa dan tak peduli dengan cara menampilkannya di depan orang, yg penting zat apapun ditubuh ini yg membuat tak nyaman tidak bersemayam berlamalama...

Anehnya hal inu , bukan hanya soal pada saat saya yg mengalami sesaknya hutang tapi saat melihat , mendengar, merasakan kacaunya dunia dan kehidupan orang lain karena konyolnya perilaku berhutang yg berlebihan tanpa menggunakan margin rasional... hanya memikirkan bagaimana sebuah obsesi rendah terlampaui... bagaimana seonggok gengsi terhamparkan..
Ini tak terbatas pada pribadi yg terperosok tapi termasuk yg dipraktekin seseorang demi kelompok , kelompok demi kelompok yg lebih besar, atau bahkan negara ini jadi salah satu pesakitannya... .

Hutang berdimensi potensi ... eror berlipat... berdalih dusta bergunung gunung , berkonflik ria berulang ulang, carutmarut berkusut kusut....

jadi hindarilah.. berdoalah, berlindunglah.. pada kemudahanNya.
Hingga kita bisa memberikan teladan dan pembelajaran pada anak cucu kita tentang salah kaprahnya pemaknaan hutang sebagai bagian yg biasa dan tak perlu merasa berdosa dalam perjalanan hidup kita... Naudzubillahh summanaudzubillah...
Aaamiiin...

Rabu, 01 Januari 2014

SANTOLO coral

Selasa, 20 Maret 2012

Rabu, 24 November 2010

PERTOLONGAN PERTAMA PADA KASUS TRAUMA

Yang dimaksud dengan korban trauma adalah korban yang mengalami gangguan fisik, yaitu berupa benturan dengan benda keras. Penyebab terjadinya benturan bisa bermacam-macam, seperti jatuh, kejatuhan benda, atau kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan tingkat cideranya, korban trauma dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu trauma ringan (non significant) dan berat (significant). Korban dikatakan trauma ringan bila mengalami cidera yang kemungkinan kematian dan cacatnya kecil, seperti terkilir, luka bakar ringan, terpeleset, dan lain-lain. Korban dikatakan trauma berat jika kemungkinan kematian atau cacat permanennya besar. Cidera yang dikelompokkan dalam trauma berat antara lain:

- terlempar dari kendaraan bermotor yang melaju kencang

- kecelakaan mobil hingga terbalik

- jatuh dari ketinggian lebih dari 2 m

- kecelakaan dengan patah tulang besar (seperti tulang paha)

- kecelakaan banyak penumpang, seorang penumpang meninggal, maka orang di sebelah orang tersebut dikategorikan trauma berat

- korban yang tidak sadar dan tidak diketahui mekanisme kejadiannya dianggap trauma berat.

Penanganan korban trauma sedikit berbeda dengan dengan penanganan korban medis. Pemberian pertolongan pada korban trauma memerlukan pemeriksaan seluruh bagian tubuh. pemberian pertolongan juga harus ekstra hati-hati apabila ada indikasi korban mengalami cidera tulang spinal, yaitu cidera tulang belakang mulai dari tulang leher hingga tulang ekor. Cidera pada tulang spinal merupakan cidera yang paling sensitif. Jika penanganannya salah, korban bisa meninggal dunia.

Pada dasarnya penanganan korban trauma mengikut langkah-langkah berikut ini:

- penilaian keadaan

Penilaian keadaan merupakan tindakan pertama yang harus dilakukan jika menemui korban yang memerlukan bantuan. Hal yang harus dinilai pertama kali adalah masalah lingkungan, apakah lingkungan aman untuk memberikan pertolongan atau tidak. Jika tidak, korban bisa dipindahkan ke tempat yang aman, tentu saja dengan syarat pemindahan tersebut memungkinkan dan tidak membahayakan korban. Jika korban terindikasi mengalami cidera spinal, sebaiknya pemindahan dilakukan oleh orang yang sudah berpengalaman dan dengan peralatan yang sesuai karena cidera spinal membutuhkan penanganan yang sangat hati-hati.

Setelah lingkungan dirasa aman, langkah selanjutnya adalah mengumpulkan informasi mengenai kejadian yang dialami korban. Informasi ini dapat diperoleh dari korban atau saksi mata. Langkah terakhir pada penilaian keadaan ini adalah meminta bantuan, terutama bantuan untuk merujuk korban ke instalasi kesehatan terdekat.

- penilaian dini

Penilaian dini adalah pemeriksaan awal terhadap korban. Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan yang bersifat mendasar, berhubungan dengan kelangsungan hidup korban, sehingga harus segera dilaksanakan. Penilaian dini meliputi:
- pemeriksaan kesadaran korban
Tingkat kesadaran korban dapat dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu awas/kesadaran penuh, respon terhadap suara, respon terhadap nyeri, dan tidak sadar sama sekali. Dalam pemeriksaan ini buatlah tes terhadap penglihatan, misal dengan menggerakkan jari di depan korban. Jika korban memberi tanggapan, berarti korban dalam keadaan sadar. Jika tidak, pemeriksaan dilanjutkan dengan tes suara, misal dengan dipanggil. Jika ada tanggapan, maka korban respon terhadap suara. Jika tidak, korban bisa distimulasi dengan rasa sakit dengan cara mencubit lengan atas bagian dalam, dekat ketiak, atau dengan menekan dada. Jika ada tanggapan, dilihat dari perubahan raut muka atau tanda-tanda sakit yang lain, maka korban respon terhadap nyeri. Jika tidak ada tanggapan, maka korban benar-benar tidak sadar.

- pemeriksaan saluran nafas (airway)
Pemeriksaan saluran nafas bertujuan untuk membebaskan dan membuka jalan nafas. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara membuka mulut dan mengamati apakah ada benda yang berpotensi menyumbat saluran pernafasan. Jika ada, benda tersebut harus dikeluarkan. Jika tidak, langkah selanjutnya adalah menekan dahi dan mengangkat dagu korban sehingga kepala korban berada pada posisi tengadah. Posisi ini akan mempertahankan terbukanya saluran pernafasan.

Pembukaan saluran pernafasan dengan menekan dahi dan mengangkat dagu tidak bisa dilakukan pada korban yang mengalami patah tulang leher. Untuk korban seperti ini, pembukaan saluran pernafasan dilakukan dengan metode jaw thrus, yaitu dengan mendorong rahang korban ke depan (posisi rahang seperti cakil).

- pemeriksaan nafas (breathing)
Pemeriksaan nafas bertujuan untuk mengetahui apakah korban bernafas dengan normal atau tidak. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mendekatkan telinga dan pipi penolong ke hidung korban dan mata penolong tertuju pada dada atau perut korban. Lihat pergerakan dada atau perut saat korban bernafas, dengar suara nafas korban, rasakan hembusan udara yang keluar dari hidung, dan hitung jumlah hembusan nafas korban selama 5 detik. Apabila pada pemeriksaan nafas ini diketahui korban tidak bernafas, berikan nafas buatan dengan cara meniup mulut korban dan menutup hidungnya setiap 5 detik.

- pemeriksaan sistem sirkulasi darah (circulation)
Pemeriksaan ini bertujuan untuk meyakinkan bahwa jantung korban berfungsi dengan baik. Pemeriksaan dilakukan dengan cara menyentuh nadi karotis di leher selama 3 – 5 detik. Jika tidak ada denyut nadi, lakukan resusitasi jantung paru.

- pemeriksaan fisik
Pemeriksaan fisik bertujuan untuk mengetahui cidera yang dialami korban. pemeriksaan ini berprinsip pada 2 hal, yaitu menyeluruh pada semua bagian tubuh dan dilakukan secara sistematis dan berurutan. Pemeriksaan dilakukan dengan penglihatan (inspeksi), perabaan (palpasi), dan pendengaran (auskultasi). Keberadaan cidera pada korban dapat diketahui melalui adanya perubahan bentuk (berhubungan dengan cidera otot dan tulang), luka, nyeri, atau bengkak.
Pemeriksaan fisik melalui urutan sebagai berikut:
- pemeriksaan kepala

- pemeriksaan mata

Periksa kondisi dan reaksi pupil terhadap rangsang cahaya. Jika pupil mata kanan dan kiri tidak sama besar atau ukurannya lebar sekali, ada indikasi korban mengalami gangguan syaraf/syok.

- pemeriksaan hidung

Periksa apakah ada darah, cairan bening, atau keduanya di hidung korban. jika ada, kemungkinan korban mengalami benturan kepala/gegar otak.

- pemeriksaan telinga

- pemeriksaan mulut

- pemeriksaan leher

Periksa apakah ada pelebaran vena atau memar di leher. Jika ada, kemungkinan korban mengalami cidera spinal bagian tulang leher.

- pemeriksaan dada

- pemeriksaan perut

- pemeriksaan panggul

- pemeriksaan tungkai dan kaki

Pemeriksaan ini melibatkan gerakan, sensasi, dan sirkulasi. Pemeriksaan gerakan dilakukan dengan meminta korban menggerakkan kaki (khusus untuk korban sadar). Jika tidak bisa, kemungkinan ada cidera di otot tungkai dan kaki. Pemeriksaan sensasi dilakukan dengan menekan jari kaki tertentu dan menanyakan jari apa yang sedang ditekan (khusus untuk korban sadar). Jika korban salah menjawab atau tidak merasakan apa-apa, kemungkinan ada kerusakan di syaraf. Pemeriksaan sirkulasi dilakukan dengan cara menyentuh nadi di mata kaki dan di punggung kaki (dilakukan pada korban sadar maupun tidak sadar). Jika tidak ada denyut nadi, kemungkinan korban mengalami pendarahan.

- pemeriksaan lengan dan tangan

Pemeriksaan di lengan dan tangan sama dengan pemeriksaan di tungkai dan kaki, yaitu pemeriksaan yang melibatkan gerakan, sensasi, dan sirkulasi. Nadi yang diperiksa pada pemeriksaan ini adalah nadi di pergelangan tangan.

- pemeriksaan punggung

Pemeriksaan punggung biasanya dilakukan teakhir, yaitu saat korban dipindahkan ke atas tandu atau papan spinal.

- pemeriksaan tanda vital

Pemeriksaan tanda vital ini meliputi:

- pemeriksaan pernafasan

Normalnya, manusia dewasa bernafas sebanyak 12 – 20 kali per menit. Jika lebih dari 30 kali per menit, kemungkinan korban mengalami syok.

- pemeriksaan nadi

Pemeriksaan nadi bisa dilakukan di nadi pergelangan tangan, untuk korban sadar, atau di nadi leher, bagi korban tidak sadar. Normalnya, denyut nadi manusia adalah 60 – 90 kali per menit. Jika lebih dari 150 kali per menit, kemungkinan korban mengalami syok.

- pemeriksaan tekanan darah

Pemeriksaan tekanan darah dilakukan jika tersedia peralatannya. Normalnya tekanan darah manusia 100 – 140 mmHg untuk sistol dan 60 – 90 mmHg untuk diastol. Jika tekanan darah korban 50/35 mmHg (sistol/diastol), kemungkinan korban akan meninggal dunia.

- pemeriksaan suhu tubuh

Normalnya suhu tubuh manusia 36 – 37 oC. Jika tidak ada termometer, pemeriksaan ini bisa dilakukan dengan membandingkan suhu tubuh korban dengan penolong. Caranya adalah dengan merasakan/menyentuh dahi korban dan penolong secara bersamaan.

- pemeriksaan warna kulit

- penatalaksanaan

Yang dimaksud dengan penatalaksanaan adalah pertolongan yang diberikan pada korban. Pertolongan diberikan berdasarkan prioritas luka yang dialami korban. Prioritas tersebut meliputi (urutan menunjukkan urutan penanganan):

1. henti jantung dan nafas, ditolong dengan resusitasi jantung paru
2. pendarahan, ditolong dengan pengendalian pendarahan
3. luka bakar, ditolong dengan perawatan khusus luka bakar
4. patah tulang, dislokasi sendi dan tulang, ditolong dengan immobilisasi dan fiksasi
5. tidak sadar, ditolong dengan pemberian rangsangan hingga sadar

- pemeriksaan berkala

Pemeriksaan berkala dilakukan setelah penatalaksanaan hingga korban dirujuk ke instalasi kesehatan. Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan respon, jalan nafas, pernafasan, nadi, keadaan kulit, suhu, penatalaksanaan, dan menjaga komunikasi (untuk korban sadar). Jika tanda vital normal, pemeriksaan dilakukan setiap 15 menit. Tapi jika tanda vital tidak normal, pemeriksaan dilakukan setiap 5 menit.

- Pelaporan
Pertolongan yang telah diberikan harus dilaporkan ke instalasi kesehatan yang menerima korban. Format pelaporan bisa mengikuti format beriku

Kamis, 18 November 2010

SURVIVAL



SURVIVAL

Definisi Survival

Arti survival sendiri terdapat berbagai macam versi, yang akan kita bahas di sini hanyalah menurut versi pencinta alam

S : Sadar dalam keadaan gawat darurat

U : Usahakan untuk tetap tenang dan tabah

R : Rasa takut dan putus asa hilangkan

V : Vitalitas tingkatkan

I : Ingin tetap hidup dan selamat itu tujuannya

V : Variasi alam bisa dimanfaatkan

A : Asal mengerti, berlatih dan tahu caranya

L : Lancar, slaman, slumun, slamet


Jika anda tersesat atau mengalami musibah, ingat-ingatlah arti survival ini, agar dapat membantu anda keluar dari kesulitan. Dan yang perlu ditekankan jika anda tersesat yaitu istilah "STOP" yang artinya :
S : Stop & seating / berhenti dan duduklah
T : Thingking / berpikirlah
O : Observe / amati keadaan sekitar
P : Planning / buat rencana mengenai tindakan yang harus dilakukan
Mengapa Ada Survival
Timbulnya kebutuhan survival karena adanya usaha manusia untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi.
Kesulitan-kesulitan tsb antara lain :
• Keadaan alam (cuaca dan medan)
• Keadaan mahluk hidup disekitar kita (binatang dan tumbuhan)
• Keadaan diri sendiri (mental, fisik, dan kesehatan)
Banyaknya kesulitan-kesulitan biasanya timbul akibat
kesalahan-kesalahan kita sendiri.
Kebutuhan survival
Yang harus dipunyai oleh seorang survivor
1. Sikap mental
- Semangat untuk tetap hidup
- Kepercayaan diri
- Akal sehat
- Disiplin dan rencana matang
- Kemampuan belajar dari pengalaman
2. Pengetahuan
- Cara membuat bivak
- Cara memperoleh air
- Cara mendapatkan makanan
- Cara membuat api
- Pengetahuan orientasi medan
- Cara mengatasi gangguan binatang
- Cara mencari pertolongan
3. Pengalaman dan latihan
- Latihan mengidentifikasikan tanaman
- Latihan membuat trap, dll
4. Peralatan
- Kotak survival
- Pisau jungle , dll
5. Kemauan belajar

Langkah yang harus ditempuh bila
saudara atau kelompok anda tersesat :
• Mengkoordinasi anggota
• Melakukan pertolongan pertama
• Melihat kemampuan anggota
• Mengadakan orientasi medan
• Mengadakan penjatahan makanan
• Membuat rencana dan pembagian tugas
• Berusaha menyambung komunikasi dengan dunia kuar
• Membuat jejak dan perhatian
• Mendapatkan pertolongan

Bahaya-bahaya dalam survival
Banyak sekali bahaya dalam survival yang akan kita hadapi, antara lain :
1. Ketegangan dan panik
Pencegahan :
- Sering berlatih
- Berpikir positif dan optimis
- Persiapan fisik dan mental
2. Matahari / panas
- Kelelahan panas
- Kejang panas
- Sengatan panas
Keadaan yang menambah parahnya keadaan panas :
- Penyakit akut/kronis
- Baru sembuh dari penyakit
- Demam
- Baru memperoleh vaksinasi
- Kurang tidur
- Kelelahan
- Terlalu gemuk
- Penyakit kulit yang merata
- Pernah mengalami sengatan udara panas
- Minum alkohol
- Dehidrasi
Pencegahan keadaan panas :
- Aklimitasi
- Persedian air
- Mengurangi aktivitas
- Garam dapur
- Pakaian :
- Longgar
- Lengan panjang
- Celana pendek
- Kaos oblong
3. Serangan penyakit
- Demam
- Disentri
- Typus
- Malaria
4. Kemerosotan mental
Gejala : Lemah, lesu, kurang dapat berpikir dengan baik, histeris
Penyebab : Kejiwaan dan fisik lemah
Keadaan lingkungan mencekam
Pencegahan : Usahakan tenang
Banyak berlatih

5. Bahaya binatang beracun dan berbisa
Keracunan
Gejala : Pusing dan muntah, nyeri dan kejang perut, kadang-kadang
mencret, kejang-kejang seluruh badan, bisa pingsan.
Penyebab : Makanan dan minuman beracun
Pencegahan : Air garam di minum
Minum air sabun mandi panas
Minum teh pekat
Di tohok anak tekaknya

6. Keletihan amat sangat
Pencegahan : Makan makanan berkalori
Membatasi kegiatan
7. Kelaparan
8. Lecet
9. Kedinginan
Untuk penurunan suhu tubuh < 30Æ’ C bisa menyebabkan kematian
Membuat Bivak (Shelter)
Tujuan : untuk melindungi dari angin, panas, hujan, dingin
Jenis-jenis Shelter :
a.
a. Shelter asli alam
Gua : Bukan tempat persembunyian binatang
Tidak ada gas beracun
Tidak mudah longsor
b. Shelter buatan dari alam
c. Shelter buatan
Syarat Shelter :

Hindari daerah aliran air
Di atas shelter tidak ada dahan pohon mati/rapuh
Bukan sarang nyamuk/serangga
Bahan kuat
Jangan terlalu merusak alam sekitar
Terlindung langsung dari angin


Mengatasi Gangguan Binatang
a. Nyamuk
• Obat nyamuk, autan, dll
• Bunga kluwih dibakar
• Gombal dan minyak tanah dibakar kemudian dimatikan sehingga asapnya bisa mengusir nyamuk
• Gosokkan sedikit garam pada bekas gigitan nyamuk

b. Laron
• Mengusir laron yang terlalu banyak dengan cabe yang digantungkan

c. Lebah
Apabila disengat lebah :

• Oleskan air bawang merah pada luka berkali-kali
• Tempelkan tanah basah/liat di atas luka
• Jangan dipijit-pijit
• Tempelkan pecahan genting panas di atas luka
d. Lintah
Apabila digigit lintah :
• Teteskan air tembakau pada lintahnya
• Taburkan garam di atas lintahnya
• Teteskan sari jeruk mentah pada lintahnya
• Taburkan abu rokok di atas lintahnya

e. Semut
• Gosokkan obat gosok pada luka gigitan
• Letakkan cabe merah pada jalan semut
• Letakkan sobekan daun sirih pada jalan semut

f. Kalajengking dan lipan
• Pijatlah daerah sekitar luka sampai racun keluar
• Ikatlah tubuh di sebelah pangkal yang digigit
• Tempelkan asam yang dilumatkan di atas luka
• Bobokkan serbuk lada dan minyak goreng pada luka
• Taburkan garam di sekeliling bivak untuk pencegahan

g. Ular

Membuat Perangkap (Trap)
Macam-macam Perangkap :
• Perangkap model menggantung
• Perangkap tali sederhana
• Perangkap lubang jerat
• Perangkap menimpa
• Apace foot share

Bahan :
• tali/kawat
• Umpan
• Batang kayu
• Cabang pohon


Membaca Jejak
Jenis :
• Jejak buatan : dibuat oleh manusia
• Jejak alami : tanda jejak sebagai tanda keadaan lingkungan

Jejak alami biasanya menyatakan tentang :
• Jenis binatang yang lewat
• Arah gerak binatang
• Besar kecilnya binatang
• Cepat lambatnya gerak binatang

Membaca jejak alami dapat diketahui dari :
• Kotoran yang tersisa
• Pohon atau ranting yang patah
• Lumpur atau tanah yang tercecer di atas rumput

Air
Seseorang dalam keadaan normal dan sehat dapat bertahan sekitar 20 ñ 30 hari tanpa makan, tapi orang tsb hanya dapat bertahan hidup 3 - 5 hari saja tanpa air.
Air yang tidak perlu dimurnikan :
1. Hujan
Tampung dengan ponco atau-daun yang lebar dan alirkan ke tempat penampungan
2. Dari tanaman rambat/rotan
Potong setinggi mungkin lalu potong pada bagian dekat tanah, air yang menetes dapat langsung ditampung atau diteteskan ke dalam mulut
3. Dari tanaman
Air yang terdapat pada bunga (kantung semar) dan lumut

Air yang harus dimurnikan terlebih dahulu :
1. Air sungai besar
2. Air sungai tergenang
3. Air yang didapatkan dengan menggali pasir di pantai (+ 5 meter dari batas pasang surut)
4. Air di daerah sungai yang kering, caranya dengan menggali lubang di bawah batuan
5. Air dari batang pisang, caranya tebang batang pohon pisang, sehingga yang tersisa tinggal bawahnya lalu buat lubang maka air akan keluar, biasanya dapat keluar sampai 3 kali pengambilan
Makanan
Patokan memilih makanan :
• Makanan yang di makan kera juga bisa di makan manusia
• Hati-hatilah pada tanaman dan buah yang berwarna mencolok
• Hindari makanan yang mengeluarakan getah putih, seperti sabun kecuali sawo
• Tanaman yang akan dimakan di coba dulu dioleskan pada tangan-lengan-bibir-lidah, tunggu sesaat. Apabila aman bisa dimakan
• Hindari makanan yang terlalu pahit atau asam

Hubungan air dan makanan
• Untuk air yang mengandung karbohidrat memerlukan air yang sedikit
• Makanan ringan yang dikemas akan mempercepat kehausan
• Makanan yang mengandung protein butuh air yang banyak

Tumbuhan yang dapat dimakan
Dari batangnya :
• Batang pohon pisang (putihnya)
• Bambu yang masih muda (rebung)
• Pakis dalamnya berwarna putih
• Sagu dalamnya berwarna putih
• Tebu
Dari daunnya :
• Selada air
• Rasamala (yang masih muda)
• Daun mlinjo
• Singkong
Akar dan umbinya :
• Ubi jalar, talas, singkong
Buahnya :
• Arbei, asam jawa, juwet
Tumbuhan yang dapat dimakan seluruhnya :
• Jamur merang, jamur kayu

Ciri-ciri jamur beracun :
• Mempunyai warna mencolok
• Baunya tidak sedap
• Bila dimasukkan ke dalam nasi, nasinya menjadi kuning
• Sendok menjadi hitam bila dimasukkan ke dalam masakan
• Bila diraba mudah hancur
• Punya cawan/bentuk mangkok pada bagian pokok batangnya
• Tumbuh dari kotoran hewan
• Mengeluarkan getah putih

Binatang yang bisa dimakan
• Belalang
• Jangkrik
• Tempayak putih (gendon)
• Cacing
• Jenis burung
• Laron
• Lebah , larva, madu
• Siput
• Kadal : bagian belakang dan ekor
• Katak hijau
• Ular : 1/3 bagian tubuh tengahnya
• Binatang besar lainnya

Binatang yang tidak bisa dimakan
• Mengandung bisa : lipan dan kalajengking
• Mengandung racun : penyu laut
• Mengandung bau yang khas : sigung

Api
Bila mempunyai bahan untuk membuat api, yang perlu diperhatikan adalah jangan membuat api terlalu besar tetapi buatlah api yang kecil beberapa buah, hal ini lebih baik dan panas yang dihasilkan merata.
1. Dengan lensa / Kaca pembesar
Fokuskan sinar pada satu titik dimana diletakkan bahan yang mudah terbakar.
2. Gesekan kayu dengan kayu.
Cara ini adalah cara yang paling susah, caranya dengan menggesek-gesekkan dua buah batang kayu sehingga panas dan kemudian dekatkan bahan penyala, sehingga terbakar
3. Busur dan gurdi

Buatlah busur yang kuat dengan mempergunakan tali sepatu atau parasut, gurdikan kayu keras pada kayu lain sehingga terlihat asap dan sediakan bahan penyala agar mudah tebakar.
Bahan penyala yang baik adalah kawul terdapat pada dasar kelapa, atau daun aren

Survival kit
Ialah perlengkapan untuk survival yang harus dibawa dalam perjalanan :
• Perlengkapan memancing
• Pisau
• Tali kecil
• Senter
• Cermin suryakanta, cermin kecil
• Peluit
• Korek api yang disimpan dalam tempat kedap air
• Tablet garam, norit
• Obat-obatan pribadi
• Jarum + benang + peniti
• dll

UTARA MAGNETIK



Kutub Utara adalah titik paling utara dari bola bumi, merupakan satu-satunya titik yang dilalui oleh garis khayal 90 derajat Lintang Utara.
[sunting] Mendefinisikan Kutub Utara Bumi

Kutub Utara adalah titik paling utara Bumi, dapat didefinisikan dalam empat cara berbeda. Namun hanya dua cara pertama yang umum digunakan. Namun begitu definisi yang paling luas adalah Kutub Utara terletak di Samudra Arktik.

1. Kutub Utara Geografis, juga dikenal dengan Utara Sejati, adalah titik utara di mana poros rotasi Bumi bertemu permukaan.
2. Kutub Utara Magnetik adalah titik utara di mana medan geomagnetik vertikal, yaitu dip adalah 90°.
3. Kutub Utara Geomagnetik adalah kutub utara dari momen dipole medan geomagnetik Bumi.
4. Kutub tidak terakses Utara adalah titik terjauh dari pesisir manapun, dan terletak di 84°03′ LU 174°51′ BB. Kutub sejenis terletak di Samudra Pasifik dan India.

Bumi adalah magnet raksasa yang memiliki dua kutub sehingga kompas dapat selalu menunjuk arah utara dan selatan. Meskipun demikian letak kutub-kutubnya tidak selalu tetap. Menurut para ilmuwan, kutub utara magnet Bumi bergerak dari Kanada ke Siberia secara signifikan.

Kutub-kutub magnet adalah bagian Bumi yang dibentuk oleh besi cair dalam inti Bumi. Letak dan arahnya berbeda dengan kutub geografis yang merupakan sumbu putaran Bumi.

Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa kutub magnet Bumi bergerak ke lokasi yang berbeda. Meskipun demikian, mengapa pergerakan ini terjadi masih belum diketahui. “Ini mungkin bagian dari pergerakan normal dan secara bertahap akan kembali ke Kanada,” kata Joseph Stoner, seorang ahli paleomagnetik dari Oregon State University dalam pertemuan American Geophysical Union, Kamis (8/12).

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kekuatan magnet Bumi menurun 10 persen dalam 150 tahun terakhir. Sedangkan analisis terbaru Stone menunjukkan bahwa selama periode tersebut, kutub utara magnet juga bergerak sejauh 1.100 kilometer dari Kutub Utara. Meskipun demikian, kemungkinan hilangnya sifat magnetik sangatlah kecil.

Kutub utara magnet Bumi pertama kali ditemukan pada 1831 dan ketika diukur kembali pada 1904, para peneliti menemukan bahwa letaknya telah bergerak sejauh 50 kilometer. Menurut para peneliti Oregon, tingkat pergerakan kutub magnet itu meningkat seabad terakhir dibandingkan abad-abad sebelumnya.

Selama berabad-abad, pemandu arah yang menggunakan kompas harus belajar untuk menyesuaikan perbedaan antara arah utara magnet dengan arah utara geografis Bumi. Sebab, sebuah kompas akan menunjuk arah utara magnetik bukannya arah Kutub Utara. Sebuah kompas yang membaca arah utara di Oregon, misalnya, menunjukkan arah 17 derajat sebelah timur Kutub Utara.

Untuk mengetahui pergerakan kutub magnet Bumi, Stoner dan para ilmuwan lainnya mempelajari endapan yang direkam dari beberapa danau di Arktik. Endapan-endapan tersebut merekam medan magnetik Bumi pada waktu tertentu. Para ilmuwan menggunakan detektor karbon untuk melacak perubahan medan magnetnya.

Dengan cara itulah mereka menemukan bahwa arah utara magnet berubah secara signifikan dalam 1.000 tahun terakhir. Perubahannya bergerak antara Kanada bagian utara dan Siberia, tapi kadang-kadang ke arah yang berbeda.